Jumat, 25 Juli 2014

Pemain klub sepak bola Israel diserang penonton pro-Palestina



Reporter : Vincent Asido Panggabean | Kamis, 24 Juli 2014 21:03



Pemain klub sepak bola Israel diserang penonton pro-Palestina
Pemain sepak bola dari klub Maccabi Haifa asal Israel diserang sekelompok penonton pro-Palestina. dailymail.co.uk




Merdeka.com - Pertandingan sepak bola antara klub sepak bola Maccabi Haifa asal Israel lawan klub asal Prancis Lille harus dihentikan, setelah pengunjuk rasa pro-Palestina menyerbu lapangan.
Para pendukung dilaporkan berasal dari Turki berlari menuju lapangan di sebuah stadion di Austria, tempat di mana pertandingan digelar, dan menuju para pemain Maccabi hingga memicu bentrokan, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Kamis (24/7).
Salah satu pemain terlihat dikejar oleh seorang penggemar sebelum mendapat pukulan. Para pemain Maccabi, beberapa di antaranya membalas, berhasil meninggalkan lapangan tanpa cedera.
Pihak Maccabi Haifa mengecam serangan itu dan mengatakan klub percaya pada hidup berdampingan, toleransi dan menentang kekerasan.
Sebuah pernyataan klub diberikan kepada Jerusalem Post menyatakan: "Ini tidak terjadi karena olahraga atau sepak bola, itu terjadi karena kami adalah tim yang mewakili Israel".
Insiden itu terjadi di tengah kekhawatiran meningkatnya anti-Semitisme di Eropa di saat pasukan Israel terlibat dalam konflik kekerasan dengan kelompok militan Hamas di Gaza.
Ada kerusuhan di Paris, Prancis, pada akhir pekan lalu ketika sebuah sinagog dan usaha milik Yahudi diserang selama demonstrasi pro-Palestina.
Sementara itu, slogan-slogan pembunuh ketika di zaman Hitler telah dikumandangkan pada peristiwa serupa di Jerman.
"Mereka mengejar orang-orang Yahudi di jalan-jalan Berlin, seolah-olah kita berada di tahun 1938," kata Duta Besar Israel untuk Jerman Yakov Hadas-Handelsman pada pekan ini.
Selama kerusuhan dalam pertandingan kemarin, spanduk yang menyerukan pembebasan Palestina ditampilkan oleh bagian tertentu dari kerumunan penonton.
Pihak klub sepak bola Lille berkicau di Twitter bahwa wasit langsung menghentikan permainan setelah sekelompok pemuda, yang melambaikan bendera Palestina dan berbagai poster, berlari ke lapangan hanya tiga menit sebelum pertandingan berakhir.
Setelah serangkaian bentrokan singkat, para demonstran digiring oleh petugas keamanan keluar dari lapangan dengan skor 2-0 untuk kemenangan Lille pada saat itu.
"Pukulan dan kata-kata tidak senonoh dilontarkan segelintir anak muda, yang melambaikan bendera Palestina dan Turki di sepanjang pertandingan, dan pemain Haifa, terpana oleh adegan itu," kata Allon Sinai, seorang wartawan olahraga untuk koran Jerusalem Post.
"Petugas keamanan di sana lambat bereaksi, tapi akhirnya situasi tenang, dengan beberapa pengunjuk rasa dikawal keluar dari stadion dan pemain Haifa meninggalkan lapangan tanpa cedera," lanjut dia.
Israel saat ini terlibat bentrok dengan Hamas, kelompok militan yang mengusai Jalur Gaza.
Bulan lalu UEFA mengumumkan klub sepak bola Israel tidak bisa menjadi tuan rumah pertandingan Eropa karena 'kerusuhan' di Israel.


KUMPULAN BERITA
# Agresi Israel# Israel# Konflik Palestina Israel# Palestina# Palestina Merdeka# Pray For Gaza




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jangan Lupa Ninggalin Comen Ya Sob !!!

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Sahabat Like