
Konflik Palestina-Israel. ©AFP PHOTO
Figure terkait
Berita Terkait
Merdeka.com - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa Ban Ki-Moon
mengaku terkejut oleh serangan terhadap satu sekolah yang dikelola PBB
di Jalur Gaza utara. Serangan ini telah menewaskan perempuan, anak-anak
dan staf badan dunia itu.
"Keadaan masih belum jelas. Saya sangat mengutuk tindakan ini. Banyak yang tewas-termasuk perempuan dan anak-anak, serta staf PBB," kata Ban Ki-Moon, Kamis (25/7)
Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan, sedikitnya 15 orang telah tewas dan sekitar 200 lainnya luka-luka, sementara Radio Israel mengatakan, tanpa mengutip sebuah sumber, bahwa sebagian besar dari mereka yang tewas di sekolah PBB adalah anak-anak.
Sebelumnya diberitakan 15 orang tewas ketika serangan Israel menghantam satu sekolah yang dikelola Perserikatan Bangsa Bangsa di Gaza. Hal ini meningkatkan jumlah korban Palestina pada hari ke-17 konflik menjadi 777.
"Keadaan masih belum jelas. Saya sangat mengutuk tindakan ini. Banyak yang tewas-termasuk perempuan dan anak-anak, serta staf PBB," kata Ban Ki-Moon, Kamis (25/7)
Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan, sedikitnya 15 orang telah tewas dan sekitar 200 lainnya luka-luka, sementara Radio Israel mengatakan, tanpa mengutip sebuah sumber, bahwa sebagian besar dari mereka yang tewas di sekolah PBB adalah anak-anak.
Sebelumnya diberitakan 15 orang tewas ketika serangan Israel menghantam satu sekolah yang dikelola Perserikatan Bangsa Bangsa di Gaza. Hal ini meningkatkan jumlah korban Palestina pada hari ke-17 konflik menjadi 777.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Jangan Lupa Ninggalin Comen Ya Sob !!!